PEMERINTAHAN.com

Kamis, 04 September 2014

Filled Under: , ,

SBY Minta Jokowi Lanjutkan Proyek MP3EI

Pemerintahan INDONESIA  



Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menitipkan proyek Masterplan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) kepada presiden terpilih, Joko Widodo. Sebab, proyek pembangunan ini membutuhkan waktu hingga 2025 untuk mencapai sasaran. Sementara, saat ini proyek itu baru berjalan tiga tahun.

"Saya titip pada Pak Jokowi apa yang telah kami capai dalam rangka pembangunan MP3EI bisa dilanjutkan karena masih ada 11 tahun berikutnya lagi. Dengan begitu sasaran besar kita bisa kita capai," kata SBY dalam peresmian Groundbreaking Proyek MP3EI di JCC, Jakarta, Jumat 5 September 2014.

Dalam acara ini, selain Wakil Presiden Beodiono dan para menteri, Jokowi juga turut hadir sebagai presiden terpilih.

Menurut dia, proyek MP3EI ini sudah ada kemajuan yang signifikan, bahkan sudah ada hasil nyata dengan adanya infrastruktur baru di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

"Atas itu semua tentu kita patut bersyukur pada Tuhan karena apa yang kita rencanakan secara bersama untuk melakukan percepatan untuk pembangunan ekonomi di seluruh tanah air kita ada capaian nyata," kata dia.

Sebab, SBY mengatakan saat pertama kali masterplan ini diluncurkan banyak orang yang pesimis bahwa proyek ini tidak akan berhasil. "Banyak yang skeptis dan itu hanya disebut macan kertas. Bahwa upaya kita menghasilkan sesuatu yang nyata," kata dia.

Untuk itu, SBY mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang secara aktif bekerja serta gubernur dan wali kota yang telah membuat kebijakan dalam mendukung terlaksananya program ini.

Menurut dia, proyek ini memang tidak mudah sebab membutuhkan dana yang tidak sedikit. Tetapi biaya itu tak bisa diambil semua dari APBN. Sehingga, membutuhkan dana dari swasta sebesar 40 persen, dari BUMN 25 persen, APBN sebesar 15 persen dan sisanya gabungan.

"Ini struktur yang baik dan sehat karena tidak mungkin APBN kita hanya untuk membangun infrastruktur. Karena kita harus mebiayai pendidikan, kesehatan dan lainnya," kata dia.

Semangat MP3EI ini, kata SBY, adalah pentingnya membangun infrastruktur untuk menggerakkan perekonomian sehingga tumbuh dan pengangguran berkurang dengan percepatan pembangunan. "Di era globalisasi harus pandai-padai untuk mendapat ruang," kata dia.

Agar, dalam menghadapi globalisasi ini Indonesia bisa siap dan tidak dalam pihak yang dirugikan.

Sehingga kewajiban pemerintah adalah bagaimana menghubungkan pulau-pulau yang tersebar agar terhubung dengan baik.

"Maka kita harus mempercepat dan meperluas agar negara kita siap memiliki daya saing tinggi. Sehingga kita tidak menjadi pihak yang dirugikan. Itulah sebetulnya paradigma dan konsep besar cara pandang kita," kata dia. (ita)


smbr: © VIVA.co.id
@pemerintahan45

0 komentar:

Posting Komentar